Tulisan Edy Suhardono yang berjudul “Perguruan Tinggi bukan Garansi” pada harian kompas 27 September 2024 sangat penting untuk dicermati bersama. Dari judulnya, tampak bahwa ada ketidaksingkronan antar kehadiran perguruan tinggi dan dampaknya bagi kemajuan bangsa.
Berdasarkan paparan yang ada, terlihat bahwa perguruan tinggi masih belum mampu menjadi garda utama dalam mempertebal inovasi dan peningkatan produktivitas dan skills mahasiswa. Oleh karenanya, banyak mahasiswa perguruan tinggi yang masih terombang-ambing dalam menentukan arah hidupnya.
Perguruan tinggi juga memiliki pekerjaan rumah yang besar dalam hal mentransfer perbaikan moral dan meningkatkan tanggung jawab sosial sebagai bekal utama bagi mahasiswa.
Semua ini menunjukkan ketidakmampuan perguruan tinggi dalam membalas budi kepercayaan negara dan masyarakat dalam menorong kemajuan dan perbaikan bangsa.
Meskipun demikian, tidak semua perguruan tinggi demikian. Banyak perguruan tinggi yang juga terus berbenah, melakukan berbagai upaya untuk terlibat dan berperan aktif bagi kemajuan bangsa. Semoga saja, perbaikan terus menjadi harapan, dan pelayanan terus ditingkatkan.






