
Kami adalah setitik embun yang berdansa dalam menyabut arunika.
Bagian ini menjadi saksi perjalanan dan pemikiran kami dalam berdialog dengan semesta. Kami adalah kumpulan ruang dan waktu yang bersatu dalam jiwa yang bersebrangan. Tidak terlampau jauh, tapi cukup menjadi pembeda yang mengisyaratkan keuninkan jiwa sebagaimana tercipta oleh Yang Esa.





Leave a comment